Nyobain Nasi Hainam Babinya Nasi Campur Afuk khas Medan, cabang Gading Serpong Tangerang

Pertama kalinya coba nasi campur Afuk yang banyak cabang dimana-mana, aku pesannya dari GoFood. Aku pesannya porsi jumbo karena jaman sekarang nasi campur babi biasanya dikit banget, nasinya tipis, minim, dagingnya juga dikit.

Harga GoFood 69.000 untuk porsi jumbo. Aku beli dari cabang Gading Serpong, aku nggak tau harga di toko berapa.

Seporsinya dapat sebungkus sayur asin, saus hitam dan sambal. Aku pesannya yang nasi hainam, di GoFood ada pilihan nasi putih juga, tapi lebih enak makan babi panggang pakai nasi hainam.

Porsinya beneran jumbo, dagingnya banyak, nasi hainamnya juga banyak.

Dari porsi, ukuran jumbonya nggak tipu-tipu. Dari apa yang keliatan di mata, ukuran porsinya nggak mengecewakan, potongan dagingnya juga tebal.

Ini babi kecap, rasanya manis-manis, tapi nggak medok, nggak terlalu berasa babi kecap yang wow banget.

Ini babi panggang dan babi merah (yang katanya chasio garing madu). Chasionya berkaramel mengkilap, rasanya enak wangi manis, tapi kurang smokey bagiku. Nggak keras, nggak seret. Biasa kalau makan nasi campur babi yang lain, aku sering dapat babi merah yang kurus, tipis, kering, keras dan nggak juicy.

Babi garingnya enak, garing, smokey, juicy, apalagi potongan babi garing di porsiku lumayan berlemak.

Gohiongnya walau tipis, lumayan lah wangi berasa daging, kenyal dan nggak lembek.

Sate babinya empuk, manis, tapi sayang sekali rasanya nggak smokey sama sekali, keliatan di fotonya kan? Rasanya jadi kayak makan babi kecap karena nggak smokey sama sekali.

Telur kecapnya, rasanya cukup masuk ke dalam ke bagian putih telurnya, walau nggak sampai medok ke bagian kuning telurnya ya lumayan enak.

Nasi hainamnya gurih, dimakan plain aja enak. Jumlah nasinya dalam box juga banyak, beneran jumbo deh porsinya.

Nih jumlah daging babi yang ada di seporsi jumbo, banyak dan potongannya cukup tebal.

Kulumuri saus hitamnya yang manis, dan sambal yang pedas asam. Dari rasanya aku cocok, kombinasinya pas, nggak bikin dagingnya jadi kemanisan gara-gara saus, dan sambal yang rasanya pedas asamnya juga cocok sama semua dagingnya.

Terakhir, si kuah sayur asin ini untuk pencuci mulut, kuah sayur asin biasanya selalu kusikat terakhir biar menetralisir rasa oily setelah makan daging babi. Kebetulan rasa kuahnya juga nggak terlalu asin.

Dari harga, porsi, dan rasa nggak mengecewakan.

Harga di GoFood 69.000 dengan porsi yang beneran jumbo sih ok harganya menurutku.

Karena sekarang rata-rata nasi campur babi walau porsi jumbo juga nggak banyak nasi dan dagingnya. Aku bakalan beli lagi lain kali, cukup puas walau ada kekurangan yang masih lumayan bisa kutoleransi.

—————————————–

Semua review makanan dan minuman di blog ini murni tulisan pribadi dan review jujur dari hati.
Maaf, aku nggak terima endorse atau review bayaran karena aku nggak mau review di blogku ini jadi tulisan palsu karena dibayar untuk tulis yang bagus-bagus.

Apa komentarmu?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s