Chester Linkin Park meninggal, aku masih nggak percaya

Hari ini, udah hampir seminggu aku tau kabar Chester Linkin Park meninggal. Shock, nggak percaya. Suara dari lagunya selalu ngisi hari-hari ku.

source : facebook.com/linkinpark

Cuma lagu Linkin Park yang bisa ngerti aku di jaman SD – SMP aku masih di bully, nggak punya teman, ngerasa sendirian, rasanya hidup tuh hampa.

Semua lirik lagunya berisi curhatan seseorang yang berusaha keras untuk menghadapi kekecewaan, kemarahan, kesedihan, sakit hati yang pas banget untuk aku waktu itu.

Mulai dari SD tahun 2000, aku udah ngefans banget sama Linkin Park, itupun gara-gara jatuh cinta sama video klip In The End di MTV (aku pakai cable tv).

Sejak itu aku nodong kakak untuk beli album perdana mereka Hybrid Theory yang akhirnya aku dengar tiap hari nggak ada bosannya. Belakangan, udah punya uang jajan sendiri, aku sisihkan untuk beli album berikutnya.

Sebelumnya sih aku cuma fokus ke lagunya karna liriknya ngertiin depresi yang aku alami.

Sekarang, setelah aku tau kabar Chester udah nggak ada, tiap aku dengar lagu Linkin Park jadi merinding.

Merinding karna suaranya menyentuh dan seakan Chester lagi curhat semua masalah yang dia alami lewat nyanyian.

Kasian keluarganya yang ditinggal, kasian fansnya, kasian Linkin Park yang ntah gimana nasib bandnya nanti

Selamat jalan Chester…

Apa komentarmu?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s