Tempat “pijat” yang baru di Jakarta Utara

November 10, 2008

Sepulang kuliah, aku dijemput oleh supir tercintaku dan beberapa pasukan wanita (4 orang pembantuku). Sewaktu berhenti di lampu merah arah belok kanan ke supermarket Giant, ada seorang laki2 yang patut ku panggil mas2, bagiin sebuah kertas yang dilipat ke pengendara mobil dan motor, tentunya itu brosur, engga mungkin data pribadi dia sendiri. Nah aku penasaran, aku tunggu deh dia sampai mendekati mobilku, tapi sayangnya bukan aku yang dikasih, dia malah jalan ke arah supirku, dan otomatis supirku buka kaca jendela. Read the rest of this entry »